Tim PkM KPI FDKOM UIN Jakarta di Rafa TV UIN Raden Fatah: Literasi Media Kunci Dakwah Digital yang Mencerahkan
Tim PkM KPI FDKOM UIN Jakarta di Rafa TV UIN Raden Fatah: Literasi Media Kunci Dakwah Digital yang Mencerahkan

Palembang, 27 Oktober 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta hadir di Studio Rafa TV, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang. Dalam program talkshow inspiratif “Ruang Tamu”, Anggota Tim PkM, Zakaria, M.A., yang juga Kepala Laboratorium FDKOM UIN Jakarta, menjadi narasumber dengan tema “Literasi Media dan Dakwah Digital”. Perbinvangan yang dipandu Annisa, mahasiswi KPI semester 7 FDK Raden Fatah sebagai host, berlangsung hangat, dinamis, dan penuh refleksi akademik.
Pada sesi pertama, Zakaria menguraikan perkembangan dan urgensi literasi media dalam lanskap dakwah saat ini. Menurutnya, dakwah telah mengalami pergeseran dari mimbar konvensional menuju mimbar digital, di mana logika algoritma, kecepatan informasi, dan budaya viral turut menentukan keberterimaan pesan agama. Fenomena ini, yang dalam kajian media disebut sebagai mediatisasi agama, menuntut para dai dan mahasiswa dakwah untuk tidak hanya menguasai substansi ajaran, tetapi juga memahami cara kerja media. Tanpa literasi media yang kuat, dakwah berpotensi terjebak pada formalitas viral yang dangkal, bukan pada transformasi yang mencerahkan.
Terkait isu krusial tentang bijak bermedia sosial. Zakaria menekankan bahwa di tengah derasnya arus informasi dan maraknya hoaks berkedok agama, mahasiswa KPI harus mengambil peran sebagai filter, bukan sekadar amplifier. Kecerdasan bermedia berarti mengedepankan prinsip tabayyun, verifikasi sumber, dan etika digital dalam setiap unggahan. Ia mengingatkan bahwa setiap konten yang dibagikan bukan hanya jejak digital, tetapi juga pertanggungjawaban moral dan dakwah di hadapan Allah SWT, terutama di era di mana keahlian seringkali dikalahkan oleh popularitas semata.
Puncak perbincangan mengerucut pada strategi produksi konten dakwah yang kreatif, inovatif, menarik, dan mencerahkan. Zakaria menegaskan bahwa konten dakwah yang ideal harus memenuhi tiga unsur: kreatif dalam mengemas pesan dengan bahasa generasi Z, inovatif dalam memanfaatkan format baru seperti podcast, reels, dan storytelling visual, serta mencerahkan karena memiliki kedalaman ilmu dan relevansi dengan problematika umat. “Jangan biarkan ruang digital hanya diisi oleh konten yang ramai tapi hampa. Mahasiswa dakwah harus menjadi kreator yang meramaikan digital dengan kebaikan yang berilmu,” ujarnya.
Kegiatan yang merupakan rangkaian PkM Prodi KPI FDKOM UIN Jakarta ini diharapkan menjadi jembatan kolaborasi antar laboratorium dakwah PTKIN. Kehadiran Tim PkM di Rafa TV UIN Raden Fatah tidak hanya sebagai transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai gerakan bersama untuk membangun ekosistem dakwah digital yang sehat, beretika, dan berdaya saing. Apresiasi diberikan kepada Rafa TV dan host Annisa yang telah menghadirkan ruang dialog akademik yang elegan, luwes, dan inspiratif bagi penguatan dakwah di era platform.