Prodi PMI Gelar Webinar Internasional dalam Rangka Launching Pusat Studi Pemberdayaan dan Perdamaian
Pusat Studi Pemberdayaan dan Perdamaian Program Studi Pengembangan Masyarakat Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakartai, pada hari Selasa, 6 April 2021 telah menyelenggarakan webinar international dengan tema "Opportunity and Challenge for Empowerment in New Normal Age".

Dihadiri oleh lebih dari 250 peserta dari berbagai instansi. Acara webinar dibuka oleh sambutan dari para keynote speakers seperti Prof. Dr. Hj. Amany burhanuddin Umar Lubis, Lc., M.A., selaku Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Suparto, M.Ed., Ph.D., selaku Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Rosita Tandos, M.ag., M.A., M.ComDev., Ph.D., selaku Direktur Pusat Studi Pemberdayaan dan Perdamaian UIN Jakarta.

Acara webinar yang dimoderatori oleh Dr. Wahyuninghsih, M.Si. itu dimulai dengan diskusi oleh bapak Prof Dr. KH. Nasarudin Umar, M.A. (Imam Besar Masjid Istiqlal) dengan menyampaikan pandangannya terhadap peranan fakultas dakwah dalam menjawab tantangan umat dan bangsa hari ini. Selain itu, juga mengulas tentang perempuan dan peradaban serta feminisme dan maskulinitas.
Dilanjutkan oleh Prof. Jacqui True, Ph.D. (Director Center of GPS, Monash Melbroune) juga membahas secara mendalam tentang feminisme dan maskulinitas yang kaitannya erat dengan ekstrimisme dan radikalisme yang terjadi di masa sekarang serta kontribusi perempuan di dalam keluarga untuk pencegahan ekstrimisme dan radikalisme.

Diskusi berikutnya disampaikan Prof. Dr. Irfan Idris, M.A. (Direktur Deradikalisasi-BNPT). Beliau menyampaikan peranan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme tentang pencegahan tindak pidana terorisme, kemudian secara mendalam juga dijelaskan faktor faktor penyebab terorisme

Acara diakhiri dengan Launching Pusat Studi Pemberdayaan dan Perdamaian oleh Dr. Muhtadi, M.Si., selaku Ketua Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai ikhtiar dalam mewujudkan Indonesia yang damai. (Kamela)