Pemutaran dan Diskusi Film "Seni Merayu Tuhan": Menilik Potret Film Islam dari Masa ke Masa
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkolaborasi dengan Madani Film Festival menggelar acara Pemutaran & Diskusi Film "Seni Merayu Tuhan". Kegiatan ini menghadirkan ruang diskusi kritis dan akademis mengenai perkembangan sinema religi dengan mengusung tema “Dari Mimbar ke Layar: Potret Film Islam dari Masa ke Masa.” Kegiatan ini berlangsung di Ruang Teater Prof. Aqib Suminto Lantai 2 FDIKOM pada Jumat (9/10/2026)
Diskusi tersebut menghadirkan tokoh penting, di antaranya Prof. Dr. Gun Gun Heryanto. M.Si., Dekan FDIKOM UIN Jakarta, serta narasumber terbaik Krisnadi Yuliawan, dari Board Madani Fest dan Dr. Dedi Fahrudin, akademisi dari FDIKOM UIN Jakarta. Perbincangan berpusat bagaimana medium perfilman mampu menyampaikan nilai-nilai agama di dalamnya.
Dalam sesi diskusi, Krisnadi Yuliawan menekankan bahwa ada perbedaan mendasar antara menyampaikan pesan agama di atas mimbar dan di layar lebar, pembuat film harus melakukan proses kreatif agar ide dakwah yang muncul di layar menggunakan 'logika layar', bukan sekadar memindahkan ceramah dari mimbar ke layar putih. “Ya kalau dari saya, barangkali pesannya seperti tadi sudah dikemukakan, mimbar dan layar itu dua hal yang berbeda. Jadi sebuah film seharusnya bukan memindahkan mimbar ke dalam layar putih atau layar lebar. Tapi seharusnya ada kreatif proses yang menyebabkan ketika ide-ide dakwah itu muncul di layar seharusnya menjadi sesuatu yang berdakwah dengan logika layar, bukan logika mimbar,” ujarnya.
Rangkaian pemutaran dan bedah film ini diharapkan dapat memperluas wawasan sivitas akademika FDIKOM dalam memanfaatkan layar lebar sebagai sarana penyampaian nilai-nilai keagamaan. Melalui pemahaman akademis dan kreativitas yang diasah, kelak diharapkan lahir sineas dan pendakwah masa depan yang mampu menyentuh hati masyarakat luas secara relevan tanpa terkesan menggurui.
