ASN FDIKOM Ikuti Bimtek di Malang
ASN FDIKOM Ikuti Bimtek di Malang

Aparatur Sipil Negara (ASN) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pada Kamis-Sabtu, 4-6 Nopember 2021 di Hotel Aston Inn Batu, Jawa Timur dengan peserta berjumlah 21 orang ASN yang mengikuti kegiatan bimtek yang pada kali ini mengusung tema "Peningkatan Mutu Pelayanan Prima dan Etos Kerja".

Adapun yang menjadi pemateri bimtek yang terdiri dari tiga sesi ini adalah Jazai Tirta Utama dan Dipo . Jazai menyampaikan materi dengan penuh semangat, sehingga mampu menghilangkan rasa lelah peserta yang telah melakukan perjalanan belasan jam dari Ciputat. "Semangat Pagi!", begitu yang disapa pertama kali kepada peserta oleh Jazai sebelum menyampaikan materi di sesi pertama yang membahas mengenai pelayanan prima.

Pada sesi pertama, Jazai menjelaskan mengapa UIN Jakarta bernama Syarif Hidayatullah? "Dipilihnya nama Syarif Hidayatullah adalah karena nama itu merupakan nama asli dari salah satu Walisongo, sembilan penyiar Islam di Pulau Jawa, yakni Sunan Gunung Jati yang memiliki peranan besar dalam pengembangan Islam di Sunda Kelapa ( Jakarta sekarang)." Begitu penjelasan Jazai sesuai dengan yang tertuang dalam web UIN Jakarta.

Jazai berharap peserta bimtek dapat memahami dan memperbaiki kinerja pelayanan sesuai dengan standar pelayanan minimum dan manajemen mutu. Selain itu Jazai berharap peserta mampu menerapkan manajemen mutu dan pelayanan prima sesuai dengan visi dan misi serta tujuan organisasi secara sistemik.

Pada sesi kedua, Jazai menjelaskan Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama Republik Indonesia. kelima nilai tersebut antara lain (1) Integritas;  keselarasan antara hati, pikiran, perkataan dan perbuatan yang baik dan benar, (2) Profesionalitas; bekerja secara disiplin, kompeten dan tepat waktu dengan hasil terbaik, (3) Inovasi; menyempurnakan yang sudah ada dan mengkreasi hal baru yang lebih baik, (4) Tanggung jawab; bekerja secara tuntas dan konsekuen, (5) Keteladananmenjadi contoh yang baik bagi orang lain.

Pada sesi ketiga, materi disampaikan oleh Dipo yang menjelaskan mengenai etos kerja. "Etika dalam bekerja diantaranya memahami keutamaan tanggung jawab, bekerja sebagai pilihan bukan paksaan, dan bekerja sebagai ibadah." Ungkapnya.