Kompetisi Da'i TROFEO 2026
JAKARTA – Rangkaian kegiatan Trofeo 2026 yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Dakwah (HMPS MD) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta langsung bergulir dengan pasca-pembukaan resmi, salah satunya diawali melalui penyelenggaraan Lomba Da'i antar-angkatan. Kompetisi keagamaan yang prestisius ini menjadi salah satu panggung utama yang paling menyita perhatian seluruh hadirin, di mana para peserta dari masing-masing perwakilan angkatan ditantang untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam hal olah vokal, penguasaan panggung (stage presence), serta kedalaman materi dan penyampaian pesan-pesan keislaman secara komprehensif.
Lomba Da'i ini diikuti oleh para delegasi pilihan yang mewakili tiga angkatan aktif di lingkungan Manajemen Dakwah. Suasana di dalam ruangan kompetisi terasa begitu kompetitif namun tetap dibalut dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan rasa kekeluargaan yang erat. Setiap Da’i muda yang tampil di atas podium tampak berusaha keras memukau dewan juri serta penonton yang hadir dengan membawakan berbagai tema. Dalam pelaksanaan kompetisi tahun ini, pihak panitia penyelenggara telah menetapkan regulasi yang ketat terkait substansi materi dakwah yang akan disampaikan oleh para peserta. Setiap peserta diwajibkan untuk memilih dan menguasai salah satu dari empat tema strategis yang telah ditentukan oleh panitia. Pilihan tema tersebut mencakup peran Islam dalam menegakkan ukhuwah di era globalisasi, pengaruh media sosial dan digitalisasi dalam masyarakat, pentingnya pendidikan Pancasila dalam menjaga kesatuan bangsa, serta tanggung jawab seorang pemimpin. Penentuan tema-tema ini sengaja dirancang agar para peserta mampu melatih kepekaan sosial mereka sekaligus memberikan solusi alternatif keagamaan terhadap problematika kontemporer yang sedang berkembang di tengah masyarakat saat ini.
Acara ini juga dihadiri dan disaksikan langsung oleh Bapak Dr. Hamidullah Mahmud, Lc., M.A, yang sebagai Juri juga dalam perlombaan ini. Beliau memberikan suntikan motivasi serta nasihat bagi para peserta. Di tengah jalannya acara, beliau menyampaikan harapan mendalamnya untuk masa depan para kader dakwah ini. Beliau menegaskan, "Semoga melalui momentum kompetisi ini, para mahasiswa bisa berproses dengan baik sehingga ke depannya mampu menjadi seorang da'i yang bisa berdakwah dengan bermanfaat bagi umat dan masyarakat luas." Pesan mendalam ini menjadi pemantik semangat bagi para peserta untuk tidak hanya mengejar kemenangan materiil, melainkan fokus pada esensi dakwah sebagai instrumen membawa kemaslahatan dan solusi bagi problematika umat.
Penyelenggaraan lomba ini pada hakikatnya merupakan salah satu bentuk implementasi dan aplikasi nyata dari teori serta materi perkuliahan yang selama ini didapatkan mahasiswa di dalam ruang kelas. Melalui kegiatan ini, program studi berkomitmen untuk terus menyediakan ruang inkubasi yang konkritt bagi mahasiswa untuk mengasah mentalitas public speaking, melatih kepercayaan diri di depan publik, serta mempertajam kemampuan analisis dalam menyusun materi dakwah yang persuasif, komunikatif, dan berbasis data ilmiah. Hal ini sangat sejalan dengan visi besar prodi untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya ahli dalam bidang manajerial lembaga keagamaan, tetapi juga kompeten dan terampil sebagai penggerak dakwah profesional di tengah masyarakat.
Seluruh jalannya perlombaan, mulai dari penampilan peserta pertama hingga sesi evaluasi serta penilaian akhir dari dewan juri, telah didokumentasikan dengan sangat baik oleh teman – teman panitia pelaksana. Ketua Umum HMPS Manajemen Dakwah Jody Bintang Brillian juga menyampaikan dalam sambutannya, “semoga inisiasi kegiatan ini kedepan dapat berjalan lagi dan dapat terus diinovasikan dengan lebih menarik. Mari kita sambut kegiatan Trofeo HMPS MD 2026 ini dengan penuh semangat gelora gembira.”
